PDA

View Full Version : Kisah Cinta Paling Indah



kunang
03-09-2011, 11:12 PM
Kisah cinta yang paling indah ini siapa lagi yang memilikinya kalau bukan kisah cinta Junjungan kita, Muhammad Saw kepada Khadijah ra.

Sungguh sebuah cinta yang mengaggumkan, cinta yang tetap abadi walaupun Khadijah telah meninggal. Setahun setelah Khadijah meninggal, ada seorang wanita shahabiyah yang menemui Rasulullah Saw. Wanita ini bertanya, “Ya Rasulullah, mengapa engkau tidak menikah ? Engkau memiliki 9 keluarga dan harus menjalankan seruan besar.”

Sambil menangis Rasulullah Saw menjawab, “Masih adakah orang lain setelah Khadijah?”

Kalau saja Allah tidak memerintahkan Muhammad Saw untuk menikah, maka pastilah Beliau tidak akan menikah untuk selama-lamanya. Nabi Muhammad Saw menikah dengan Khadijah layaknya para lelaki. Sedangkan pernikahan-pernikahan setelah itu hanya karena tuntutan risalah Nabi Saw, Beliau tidak pernah dapat melupakan istri Beliau ini walaupun setelah 14 tahun Khadijah meninggal.

Pada masa penaklukan kota Makkah, orang-orang berkumpul di sekeliling Beliau, sementara orang-orang Quraisy mendatangi Beliau dengan harapan Beliau mau memaafkan mereka, tiba-tiba Beliau melihat seorang wanita tua yang datang dari jauh. Beliau langsung meninggalkan kerumunan orang ini. Berdiri dan bercakap-cakap dengan wanita itu. Beliau kemudian melepaskan jubah Beliau dan menghamparkannya ke tanah. Beliau duduk dengan wanita tua itu.


Bonda Aisyah bertanya, “Siapa wanita yang diberi kesempatan, waktu, berbicara, dan mendapat perhatian penuh Nabi Saw ini?”

Nabi menjawab, “Wanita ini adalah teman Khadijah.”

“Kalian sedang membicarakan apa, ya Rasulullah?” tanya Aisyah

“Kami baru saja membicarakan hari-hari bersama Khadijah.”

Mendengar jawaban Beliau ini, Aisyah pun merasa cemburu. “Apakah engkau masih mengingat wanita tua ini (Khadijah), padahal ia telah tertimbun tanah dan Allah telah memberikan ganti untukmu yang lebih baik darinya?”

“Demi Allah, Allah tidak pernah menggantikan wanita yang lebih baik darinya. Ia mau menolongku di saat orang-orang mengusirku. Ia mau mempercayaiku di saat orang-orang mendustakanku.”

Aisyah merasa bahwa Rasulullah Saw marah. “Maafkan aku, ya Rasulullah.”

“Mintalah maaf kepada Khadijah, baru aku akan memaafkanmu.” (Hadits ini diriwayatkan Bukhari dari Ummul Mukminin Aisyah)



dari blog DiariHati.com

dieda
03-10-2011, 12:15 AM
inilah dikatakan kisah cinta yg agung,,,:up:

mawar putih
03-10-2011, 12:28 AM
ya betoi kak....:up:

dieda
03-10-2011, 12:34 AM
tahun Khadijah meninggal,,merupakan tahun
yg sedih bg Nabi,,,:(

zahra
03-11-2011, 11:46 AM
terharu bila baca..kisah cinta agung yg sejati..:up:tq 4 sharing kunang..memang seelaknya Rasululllah s.a.w. memberikan pengiktirafan dan setia pada Khadijah r.a. Tak ada sape yang layak untuk menggantikan tempat Khadijah r.a.

kunang
03-11-2011, 07:00 PM
terfikir kekadang siapa jodoh saya....bole ker saya jadi suami dan ayah yang baik..terasa diri byk kekurangan...

dieda
03-11-2011, 09:30 PM
terfikir kekadang siapa jodoh saya....bole ker saya jadi suami dan ayah yang baik..terasa diri byk kekurangan...

baik llk/pmp,,sll fikir bnda yg sama,,

dolphin
03-11-2011, 09:39 PM
cinta agung:up:
allahumma salli a'la muhammad wa a'la alihi wasahbihi wasallam