PDA

View Full Version : Bahasa Cinta



samaratungga
10-22-2009, 04:35 PM
Kita bicara dalam bahasa cinta
Tanpa suara tanpa kata-kata

Cateye
10-22-2009, 11:35 PM
bahasa cinta...???
pastiny sesuatu yang menarik...
pabila tibanya gembira pasti kata2 darinya
sesuatu yang indah dapat didengari...
jika tiba ketikanya cinta dirasuk rajuk dan amarah...
pasti setiap kata2 darinya sesuatu yang menyakitkan utk didengar...
dan bila tiba saat kerinduan...
menjadikan diri menanti setiap kata2nya...
yang pernah diucapkan walaupun di saat gembira atau sebaliknya...
cinta... bahasamu sukar untuk dimengerti...
hanya setelah aku menyelami setiap baris dari ayat mu...
barulah dapat aku memahami setiap kata2 dari hatimu..

yankumi
10-23-2009, 11:47 AM
Cintaku..tiada bahasa yg mampu ku tafsirkan..
Kerna apa jua bahasa dr cintaku,
Hanya menafsirkan cinta dan sayang padamu..
Kerana bahasa cintaku, lebih indah dr segala yang terluah..
Kerana bahasa cintaku, lebih bersinar dr kilauan permata dijariku..

samaratungga
10-23-2009, 10:15 PM
BAyangkanlah kita semua berjalan bersama
Menuju hidup damai sejahtera
dan cinta yang menawan
Apa yang sedang terjadi
Bila kaum muda sudah tak mahu lagi perduli
Mudah putus asa dan kehilangan bahasa cinta

sweetpink
10-24-2009, 06:47 PM
renungan asyik dari matamu..
rungkai jujur dari bibirmu..
penuh kasih sentuhan tanganmu..
indah berkias bibit katamu..
sejuk nyaman hembusan nafasmu..
rentak irama degupan jantungmu..
tanpa selindung tanpa dusta..
walau tak pernah terungkap..
kita tahu kita saling cinta..
kerna semua itu bahasa cinta kita..

BeRRy
10-24-2009, 06:59 PM
bahasa cinta..tanpa suara tanpa kata2..
cukupla hnya kita yg memahaminya
antara kau dan aku..hanya itu saja yg ku mahu
tak perlu kau ungkapkannya..kerna ku dapat merasainya tanpa bicara..

samaratungga
10-29-2009, 02:19 PM
di liuk butir tasbih
rindu tumpah begitu hambur
pada padang sajadah
menunggu ruku sujud selalu

limpahan harap belum sempat disembur
'tuk lengkapi salat penghujung malam
serupa muntah tertahan
pada kerongkongan

malam yang belum pernah lelah
tegaskan citra bulan
makin matang
tampung semua maaf di tiap khilaf
angin pun tau ...
tiap malam banyak undangan
untuk malaikat saksikan
rangkum doa tak luntur
walau malam makin jadi
lantaran itu kami begini

serupa ritual pisah sambut
tiap dosa yang kita tuai
kapan dan dimana
karena hidup tetap berjalan
sampai akhir garis takdir

pada malam di kali lain
mesti, kita kembali bercumbu
lewat sajadah
sebelum nyawa terhempas ke ubun-ubun

ini ...
tentang cintaku padamu